Tips Memilih Jurusan Kuliah, Pendidikan Profesi & non-Profesi

Halo, kamu mau ambil jurusan apa buat kuliah nanti? Kamu, iya kamuuu...
Buat yang mau ambil kuliah, atau buat kakaknya, adeknya, anaknya, sepupunya, sodara, pacar, sodaranya pacar, abang tapi pacar, artikel ini bakal berguna banget. Di baca sampe habis yaa...

Tapi, sebelum kita bahas lebih lanjut, aku mau kasih definisi dari pekerjaan profesi dan pekerjaan non-profesi, biar kita sama nih cara berpikirnya..

Pekerjaan profesi adalah
Pekerjaan yang memerlukan suatu gelar pendidikan khusus dan orang yang gak memiliki gelar tersebut, gak bisa bekerja di bidang tersebut.
contohnya:
Dokter, Hukum, Psikolog, Polisi.

Kenapa?
Untuk bekerja sebagai dokter, kamu memerlukan gelar sarjana sebagai dokter, kalo gak punya, kamu gak bisa melamar sebagai seorang dokter.
Sama halnya dengan hukum (contohnya menjadi seorang hakim, pengacara, advokat, dll.), psikolog dan polisi.

Menurut kalian, ada pekerjaan profesi yang lain gak? Coba kasih comment di bawah ya!

Pekerjaan non-profesi adalah
Pekerjaan yang tidak memerlukan gelar pendidikan tertentu untuk bekerja di bidang tersebut. Tapi, terkadang memerlukan sertifikasi pendidikan atau sertifikat kursus tertentu sebagai penunjang.
contohnya:
Penulis berita, pembawa acara, dll.

Kenapa?
Untuk menjadi penulis berita, gak perlu suatu pendidikan tertentu, modal utamanya adalah rajin membaca, rajin mencari tahu dan sering menulis. Sama halnya dengan pembawa acara, modalnya adalah sering latihan berbicara, sering melihat orang lain berbicara dan belajar berbicara dengan beberapa gaya, seperti gaya acara pesta atau gaya acara resmi.

Hayooo, coba tebak lagi apa lagi yaa contoh pekerjaan non-profesi yang lain?

Apa sih untung dan lebihnya pekerjaan profesi dan non profesi?

---Pekerjaan Profesi---
tanda (+) untuk kelebihan, (-) untuk kekurangan dan (.) untuk netral.

- Biaya sekolah/kuliahnya lebih mahal;
+ Gaji yang nantinya di dapet (mudah-mudahan) lebih besar dari yang non-profesi (rejeki setiap orang kan beda-beda, tapi harusnya sih, lebih besar.);
+ Persaingan kerjanya tidak terlalu besar, karena hanya antar sesama orang yang punya gelar itu aja;
- Materi kuliahnya lebih sulit;
- Biasanya waktu tempuh kuliahnya lebih lama, karena perlu ada sertifikasi tertentu;
. Orang yg tertarik untuk kuliah di bidang itu gak terlalu banyak;
- Sulit untuk masuk kuliah di bidang tersebut;
- Cenderung sulit untuk lulus;
. Di butuhkan passion yg besar untuk kuliah di bidang tersebut.

---Pekerjaan non-Profesi---
tanda (+) untuk kelebihan, (-) untuk kekurangan dan (.) untuk netral.

+ Biaya sekolah/Kuliahnya cenderung lebih nurah;
- Gaji yang nantinya di dapet cenderung gak lebih besar dari yang profesi, tapi gak menutup kemungkinan juga lebih besar;
- Persaingan kerjanya lebih besar, karena semua orang yang gak memegang gelar sarjana tersebut bisa melamar di pekerjaan itu;
+ Materi kuliahnya cenderung lebih mudah;
+ Waktu tempuh kuliahnya lebih cepat, rata-rata bisa di tempuh 4 tahun, atau bahkan 3,5 tahun;
- Banyak orang yang mau atau tertarik untuk kuliah di bidang tersebut;
+ Gak terlalu sulit untuk lulus tes masuk ke bidang tersebut;
+ Cenderung mudah untuk lulus;
. Passion yang diperlukan gak terlalu besar, tapi bukan berarti gak perlu passion sama sekali ya.

Kurang lebih, antara profesi dan non-profesi saling bertolak belakang. Intinya sih, kalo kalian ambil pendidikan kuliah di bidang profesi, lahan pekerjaan kalian nantinya gak akan "direbut" sama orang lain, tapi sebaliknya kalo yang non-profesi, kalian bisa "direbut" orang lain lahan pekerjaannya. Tapi apa semata-mata profesi itu lebih baik dari yang non-profesi? Gak juga sih, tergantung dari orangnya juga kok. So, mau ambil kuliah jurusan apa nantinya?

Comments